SNORKELING DI TANJUNG PUTUS DAN PULAU BALAK SEPOTONG SURGA DI LAMPUNG



Snorkeling di Tanjung Putus, Surga Underwater Lampung

Tanjung Putus merupakan salah satu pulau cantik di Lampung dengan panorama yang indah dan merupakan spot underwater yang tak kalah cantik dari Pulau Pahawang yang lebih dahulu dikenal wisatawan pecinta snorkeling yang berkunjung ke Lampung.  Selain itu masih ada Pulau Balak, pulau kecil seluas 200 hektar yang letaknya tak jauh dari Tanjung Putus ini merupakan Pulau yang masih perawan, yang pesonanya juga mampu menyihir wisatawan yang mengunjunginya.

Maka dari itu, setelah kemarin kami puas snorkeling di Pulau Pahawang dan sekitarnya, maka hari ke-2 ini dilanjutkan explore spot snorkeling Pulau Balak dan Tanjung Putus.merupakan salah satu pulau yang terletak di Kabupaten Pasawaran, Provinsi Lampung.  



Panorama Alam disekitar Pulau Balaksungguh mempesona


SNORKELING DI PULAU BALAK SEPOTONG SURGA Di PROVINSI LAMPUNG



Pukul 6 pagi Team ELORA TOUR & ADVENTURE bersiap untuk acara hari kedua.  [ Tulisan Wisata hari pertama dapat dibaca di sini : Snorkeling Keliling Pulau Pahawang dan Sekitarnya. ]  Bahan-bahan barbeque seperti ayam kampung dan jagung mulai kami diolah, untuk dijadikan bekal Snoekeling di Pulau Balak dan Tanjung Putus, menu untuk sarapan sudah disiapkan bahan lain.

Anak-anak juga bangun pagi, dan langsung menuju dermaga kayu untuk menikmati keindahan panorama pantai dan Sunrise Tanjung Putus yang mempesona.


Sunrise di Tanjung Putus, surga yang mampu memberi damai.




Setelah sarapan pagi siap dan dihidangkan oleh crew villa, kami pun bergegas mengisi perut supaya cukup tenaga dan tidak masuk angin.  Sarapan dengan menu seafood menggugah selera, apalagi seafoodnya adalah tangkapan segar ... rasanya yummie ! :)



Matahari mulai memancar cerah, waktu menunjukkan pukul 07.30, kami pun menuju ke perahu dan berangkat menuju Pulau Balak.  Panorama sepanjang perjalanan begitu indah, laut yang biru, bukit hijau yangpanjang menggunung di sisi kanan, hamparan putih awan di langit, dan suasana yang masih sepi membuat perjalanan begitu mengesankan.


Spot Snorkeling tujuan pertama kami adalah Pulau Balak, yang lokasinya lebih jauh jika dibandingkan spot Tanjung Putus yang berlokasi tak jauh dari villa tempat kami menginap. Sekitar 20 menit kami berperahu, dan sampailah di Spot Snorkeling Pulau Balak.


Di Pulau Balak, para wisatawan begitu happy menikmati snorkeling

Terumbu Karang di Pulau Balak masih alami, dan cukup terjaga, ikan-ikan pun masih cukup liar, belum begitu akrab dengan manusia, sehingga agak sulit ketika mencoba foto selfie dengan mereka.

Terumbu Karang Pulau Balak, masih cukup alami dan terjaga


Setelah puas menikmati keindahan bawah laut Pulau Balak, kami bergegas naik ke perahu, dan menuju spot berikutnya.



SNORKELING DI TANJUNG PUTUS SEPOTONG SURGA UNDER WATER LAMPUNG


Lokasi Tanjung Putus tidak jauh dari Pulau Pahawang, hanya sekitar 1 jam menggunakan perahu tradisional.  Dinamakan Tanjung Putus karena konon dahulunya pulau ini menyatu dengan Pulau Sumatera, namun karena gempa besar saat letusan Krakatau, pulau itu putus dan terpisah dari daratan, dan akibat erosi,  bagian rendah tanahnya tertutup dengan air laut dan menjadi selat kecil.

Perahu bergerak menuju arah villa, berjalan perlahan menyusuri laut diantara bukit dan naungan awan.  Setelah berjalan sekitar 15 menit, sampailah kami di Spot Snorkeling Tanjung Putus.



 Anak-anak ceria, semua bergembira menikmati snorkeling di Tanjung Putus

Anak-anak yang belum puas berenang di Spot Pulau Balak, segera meloncat dengan berani dari dermaga kayu, dan menceburkan diri di Spot Tanjung Putus.  Luar biasa energi mereka !
 

  Bocak-bocah tiada lelah naik ke dermaga kayu, lalu melompat riang


Kondisi terumbu karang Spot Tanjung putus juga masih cukup alami, namun ikan-ikan di spot Tanjung Putus sudah lebih berani berinteraksi dengan manusia.  Lebih enak diajak foto narsis dibanding ikan-ikan di Pulau Balak .. ha ha :)



Semua bergembira menikmati Snorkeling di Pulau Balak dan Tanjung Putus, Sepotong Surga di Lampung.  Tak terasa waktu sudah menjelang pukul 11 siang, kami harus segera kembali ke villa, untuk membersihkan diri, makan siang, dan check-out, dan melanjutkan perjalanan :

MEMBURU SUNSET DI TELUK KILUAN.


Sampai jumpa di kisah selanjutnya ... :)


Next
Previous