PESONA NIRWANA DI LANGIT PUNTHUK SETUMBU

punthuk setumbu sunrise
Nirwana Sunrise Borobudur : Pesona Nirwana di ufuk timur Langit Punthuk Setumbu.


PUNTHUK SETUMBU SALAH SATU SPOT MENIKMATI SUNRISE TERBAIK DI INDONESIA


Bukit Punthuk Setumbu merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati sunrise dengan background Gunung Merapi & Merbabu.  Dari tempat ini wisatawan juga bisa melihat megahnya Candi Borobudur di pagi hari yang berselimutkan kabut.

Bukit Punthuk Setumbu, letaknya cekat dari Candi Borobudur – mungkin hanya sekitar 5 km saja jauhnya, dan bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor dalam waktu 15 menit. 

Nama Punthuk Setumbu mulai dikenal oleh para wisatawan sekitar tahun 2006.   Pada awalnya para pecinta fotografi yang datang untuk mengabadikan terbitnya mentari pagi memecah ufuk langit yang diapit Gunung Merapi dan Merbabu.  


Mengabadikan sunrise punthuk setumbu
Bukit Punthuk Setumbu, spot Rangga dan Cinta menikmati Sunrise di film AADC 2.


Setelah foto-foto sunrise mereka tersebar ke dunia maya, berbondong-bondonglah wisatawan dari berbagai belahan bumi ke Punthuk Setumbu, salah satu tempat menikmati sunrise terbaik di Indonesia.

Nama Punthuk Setumbu semakin dikenal ketika Film Ada Apa dengan Cinta 2 diputar di bioskop seluruh Indonesia.  Film yang bercerita tentang CLBK nya Rangga & Cinta mengambil seting tempat di banyak lokasi wisata di Yoyakarta, salah satunya adalah di Punthuk Setumbu ini.  Cerita saat Rangga dan Cinta menanti munculnya Sunrise dari puncak menara Gereja Jago sungguh romatis, bikin hati pemirsa meleleh bin melting  :) 
 

MENDAKI BUKIT PUNTHUK SETUMBU, NIRWANA SUNRISE BOROBUDUR 

 
Pendakian dini hari menuju Bukit Punthuk Setumbu


Tak salah jika Punthuk Setumbu disebut sebagai Nirwana Sunrise Borobudur, sebab jalur pendakian menuju puncak Punthuk Setumbu menyerupai undakan-undakan pada Candi Borobudur.  

Perjalanan mendaki ke puncak Punthuk Setumbu, menggambarkan tingkatan alam semesta dalam Kosmologi Budha, mirip dengan pembagian tingkatan pada Candi Borobudur, yakni Dasar (kamadhatu), Badan (rupadhatu), dan Puncak (arupadhatu).

KAMADHATU
Titik awal perjalanan menuju puncak Punthuk Setumbu ibarat berada di dasar Candi Borobudur.  Tingkat terendah alam yang masih dikuasai hasrat (kama).  Sekelilingnya masih ada berbagai macam bentuk atau rupa, dengan berbagai kepentingan manusia yang terlibat di sana, dan mempengaruhi setiap wisatawan yang datang.

RUPADHATU
Memasuki badan bukit Punthuk Setumbu, kita seolah-olah memasuki tingkatan kedua Kosmologi Budha, Rupadhatu.  Pada tingkatan ini, meskipun terpengaruh dengan rupa dan bentuk manusia mulai meninggalkan kehidupan duniawin.  Pemandangan sekeliling tengah bukit menampilkan hijau perbukitan, dengan berbagai jenis pohon, bentangan sawah, serta perdesaan disekitarnya.

Foto di Bukit Punthuk Setumbu

ARUPADHATU
Puncak Punthuk Setumbu ibarat Arupadhatu, Puncak Candi Borobudur, yang dalam kosmologi Budha menggambarkan kehidupan manusia yang sudah mencapai kesempurnaan, lepas dari nafsu keduniawian, dan jiwanya mampu menggapai Nirwana.



WAKTU TERBAIK DATANG KE PUNTHUK SETUMBU


Waktu terbaik datang ke Punthuk Setumbu adalah pada musim kemarai, antara bulan Juli sampai Agustus.  Selain langit cerah minim awan mendung, jalan menuju puncak bukit juga kering tidak becek.  

Untuk menikmati pesona sunrise Punthuk Setumbu, setidaknya pukul 3.30 pagi kita sudah harus sampai di pintu masuk tempat wisata alam ini, sebab kita masih harus melakukan pendakian dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.  Kondisi trek cukup baik, sebagian trek awal sudah dipaving blok.  

Dalam perjalanan pergi menuju puncak, suasana jalan remang temaram dengan lampu penerangan sekedarnya yang dipasang di beberapa titik perjalanan.  Suasana tersebut memberikan sensasi mistis, apalagi kalau kebetulan ada saputan kabut menemani perjalanan kita.  Memasuki puncak, jalan semakin menanjak, tapi jangan kuatir,  di bagian yang menanjak curam sudah dibuatkan anakan tangga dari tanah yang diberi penguat bambu, dan pegangan di satu sisi berupa pagar dari batang kayu dan bambu.


Pemandangan hijau Punthuk Setumbu
Menikmati pemandangan hijau Punthuk Setumbu



PESONA SUNRISE DI LANGIT PUNTHUK SETUMBU


Sekitar pukul 4.00 WIB, kita sampai di puncak, suasananya masih gelap, sebab puncak Punthuk Setumbu sepertinya sengaja dibuat minim penerangan, agar tidak mengganggu kita menikmati sunrise.  

Sambil beristirahat, duduk di bangku kayu yang tersedia hanya beberapa di puncak Punthuk Setumbu, kita bisa mulai menyiapkan kamera, seting kamera, seperti memasang tripod di spot dengan angel terbaik.

Menjelang pukul 4.30 pagi, langit di ufuk timur Punthuk Setumbu mulai pecah oleh sinar mentari pagi.  Langit mulai dihiasi warna kuning keemasan dengan semburat merah.  Di bawahnya, di atas bumi, puncak-puncak pepohonan tinggi, dengan Candi Borobudur di tengahnya, diantara kabut pagi menampilkan siluet yang menakjubkan.  Gunung Merapi dan Merbabu juga tak mau ketinggalan menampilkan pesonanya, berdiri megah dengan puncak menembus awan.  Nun jauh di bawah sana, kerlap-kerlip lampu di kota tampak menghiasi bawah langitnya.


Menjelang Sunrise Punthuk Setumbu
Menjelang pukul 5 pagi kilau keemasan di ufuk timur langit Punthuk Setumbu semakin jelas, menghadirkan pesona nirwana untuk kita nikmati. 

Kemilau Sunrise Punthuk Setumbu
Kilau keemasan di ufuk timur langit Punthuk Setumbu


Datang ke puncak Punthuk setumbu, mengabadikan Sunrise serta menikmati pemandangan alam di bawahnya, akan menjadi pengalaman hidup tak terlupakan.  Membuat kita semakin sadar betapa Wonderful  Indonesia  kita !!  Dan semua pengalaman itu, bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan spiritualitas kita. Betapa kita lebih beruntung dari jutaan manusia lain di muka bumi ini, sebab kita terlahir di bumi surgawi. 

Tour Nirwana Sunrise Punthuk Setumbu
 Teman-teman dari Vietnam datang untuk menikmati pesona nirwana sunrise di Punthuk Setumbu


Pesona negeri kita, termasuk Punthuk Setumbu Sunrise Point View di dalamnya, adalah hal yang sungguh patut disyukuri, dan meminjam istilah Mario Teguh – bisa dijadikan motivasi untuk juga “membaguskan diri” -- dengan menjadikan kehidupan di bumi bagai di nirwana.  Sehingga kita menjadi layak berharap, semua makhluk berbahagia -- terlebih bagi yang beruntung sampai ke puncak Punthuk Setumbu, menikmati “Borobudur Nirwana sunrise” nya.

Next
Previous